Potret Seto Nurdiyantoro, Legenda Pemain dan Pelatih PSS Sleman
Story

5 Fakta Seto Nurdiyantoro: Legenda Pemain dan Pelatih PSS Sleman

Seto Nurdiyantoro pernah merasakan menjadi pemain dan pelatih di PSS Sleman. Mantan penggawa timnas ini pernah memperkuat PSS Sleman di kancah Liga Indonesia.

Tidak hanya itu, Seto juga pernah menukangi Super Elja sebagai pelatih. Berikut 5 fakta tentang Seto Nurdiyantoro, legenda pemain dan pelatih PSS Sleman:

  1. Lahir di Kalasan 

Seto lahir di Kalasan pada 14 April 1974. Ia merupakan putra kedelapan dari 11 bersaudara. Di Kalasan, ia mengasah kemampuannya sebagai pemain sepakbola. Lapangan Raden Ronggo menjadi saksi bisu perjalanan Seto menjadi pemain sepakbola. 

  1. Petualang Bumi Mataram 

Karier perjalanan Seto ini cukup unik. Ia pernah merasakan bermain di empat klub yang bermarkas di bumi Mataram. Mulai dari PSS Sleman, PSIM Yogyakarta, Pelita Solo, hingga Persiba Bantul. Ia sudah memiliki banyak sekali pengalaman bermain, khususnya di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 

  1. Penggawa Timnas Indonesia 
BaACA JUGA:   5 Track Sepeda Santai di Yogyakarta

Seto pernah memperkuat Timnas Indonesia di masa keemasannya sebagai pemain. Salah satu momen paling terkenang dari Seto adalah penampilannya di Piala Tiger 2000. Saat melawan Vietnam di semifinal, Seto mencetak satu gol yang turut membantu timnas untuk melangkah ke partai puncak. 

  1. Membawa PSS Sleman Promosi ke Liga

Saat menjadi pelatih, salah satu prestasi tertinggi dari Seto adalah membawa PSS Sleman promosi ke Liga 1. Momen membahagiakan itu terjadi pada tahun 2018. 

Saat itu, Super Elja memastikan diri untuk promosi setelah menang di semifinal melawan Kalteng Putra. Tak berhenti sampai di situ, PSS bahkan berhasil menjadi juara Liga 2 setelah menang di final melawan Semen Padang. 

  1. Pelatih dengan Lisensi AFC Pro 
BaACA JUGA:   5 Pemain Asal Brasil yang Pernah Membela PSS Sleman

Seto merupakan satu dari 20 pelatih pertama asal Indonesia yang mendapatkan lisensi AFC Pro. Oleh karena itu, PSSI bahkan pernah memberikan penghargaan bagi 20 orang pertama yang berhasil mendapatkan lisensi tersebut. Dan Seto termasuk di dalamnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *