5 Tips Penting Saat Jogging
Story

5 Tips Penting Saat Jogging

Tak sekadar berlari, Jogging juga memiliki sejumlah tips yang penting untuk dilakukan. Jogging sendiri sebenarnya adalah aktivitas lari santai yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh jika rutin dijalani.

Meski terlihat sederhana, beberapa tips penting yang dapat membantu saat jogging perlu dilakukan untuk mengurangi risiko cedera. Pasalnya, olahraga ini juga memiliki teknik-teknik tersendiri yang dapat kamu lakukan saat jogging.

Dengan melakukan beberapa tips penting tersebut, jogging yang kamu lakukan akan terasa lebih bermanfaat. Sehingga baik untuk membentuk massa otot, membakar kalori, mengurangi jaringan lemak tubuh, dan menjaga kesehatan jantung. Nah, berikut 5 tips penting saat jogging.

1. Melakukan pemanasan

Melakukan pemanasan

Melakukan pemanasan

Tips penting saat jogging yang pertama adalah melakukan pemanasan. Aktivitas tersebut sangat penting dilakukan untuk mengurangi risiko cedera seperti keseleo, dan kram otot. Sebelum jogging, sebaiknya kamu melakukan pemanasan selama 5-10 menit terlebih dahulu.

Ada berbagai cara untuk melakukan pemanasan. Kamu dapat berdiri dengan satu kaki, sembari mengayunkan kaki yang satunya ke depan dan ke belakang selama beberapa menit. Kemudian ganti dengan kaki yang lain.

Atau kamu dapat berjalan santai. Kemudian setiap 10 langkah, lompat di tempat dari kaki ke kaki hingga lutut setinggi pinggang. Lakukan lompatan tersebut selama 5-10 detik, kemudian lanjutkan berjalan dengan santai kembali.

2. Teknik jogging

Teknik jogging

Teknik jogging

Selanjutnya, ada teknik tersendiri yang menjadi tips penting saat jogging. Jika kamu adalah seorang pemula, maka disarankan untuk melakukan jogging dengan cara mengombinasikan antara berlari dan berjalan.

BaACA JUGA:   5 Rute Lari Paling Asyik di Yogyakarta

Metode tersebut bertujuan agar tubuh dapat menyesuaikan diri, tidak cepat kehabisan energi, dan mencegah cedera otot dan sendi. Awali dengan berjalan kaki selama beberapa menit, kemudian mulai berlari santai dengan jarak dan durasi yang pendek.

Kamu bisa memulainya dengan rasio durasi yang digunakan adalah 1:7, yaitu 1 menit berlari dan 7 menit berjalan kaki. Dengan melakukan tips ini, meski pemula, kamu dapat melakukan jogging dengan waktu yang lebih lama dan efisien.

3. Postur tubuh dan teknik bernapas

Postur tubuh dan teknik bernapas

Postur tubuh dan teknik bernapas

Kemudian, tips penting saat jogging lainnya adalah memperhatikan postur tubuh dan teknik bernapas. Ini sebabnya jogging tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Kamu mesti memperhatikan postur tubuh dan teknik bernapas saat jogging, karena hal tersebut dinilai sangat penting.

Condongkan tubuh sedikit ke depan dengan tangan mengepal. Posisi kepala harus selalu tegak saat berlari, tidak menunduk atau mendongak. Pasalnya, posisi kepala yang tegak dapat membuatmu lebih fokus saat jogging.

Selama jogging, gunakan teknik pernapasan dengan cara menarik napas melalui hidung dan mulut. Jika terasa sudah sangat capek, kamu dapat menarik napas melalui hidung dan mengeluarkannya lewat mulut. Hal tersebut dapat membantumu untuk mencukupi kebutuhan oksigen saat jogging.

BaACA JUGA:   Lebih Dekat dengan Jonathan Bustos, Gelandang Anyar PSS Sleman

4. Frekuensi dan durasi waktu ideal

Frekuensi dan durasi waktu ideal

Frekuensi dan durasi waktu ideal

Hal selanjutnya yang menjadi tips penting saat jogging adalah frekuensi dan durasi waktu ideal. Jogging sebenarnya tidak juga harus dilakukan setiap hari. Sebab, mengistirahatkan tubuh di sela jadwal jogging adalah hal yang sangat penting.

Frekuensi jogging yang baik adalah 2-3 kali per minggu. Sementara durasi waktunya kurang lebih 1-2,5 jam per minggunya. Dengan frekuensi dan durasi waktu yang ideal dapat membuatmu lebih konsisten untuk melakukan jogging secara rutin.

Pasalnya, manfaat jogging juga baru bisa kamu dapat jika dilakukan secara rutin. Namun, akan lebih baik lagi bila jogging dipadukan dengan olahraga lain. Seperti halnya berenang, bersepeda, yoga, atau angkat beban.

5. Pendinginan

Pendinginan

Pendinginan

Terakhir, tips penting saat jogging yang tidak boleh terlupakan adalah pendinginan. Sama halnya dengan pemanasan, pendinginan juga sama pentingnya. Namun, kerap kali hal ini disepelekan karena dirasa kurang penting.

Padalah, pendinginan dapat mengurangi risiko cedera. Tubuhmu akan merasa lebih nyaman, detak jantung dan pernapasan juga kembali normal. Untuk mengganti cairan tubuh yang hilang saat jogging, minumlah air putih dengan suhu normal secukupnya.

Tips melakukan pendinginan, kamu bisa berjalan santai selama 5-10 menit, lalu lakukan peregangan pada beberapa bagian tubuh, seperti kaki, tangan, dan leher. Itulah tips penting saat jogging, semoga informasi ini dapat bermanfaat untukmu!

 

Related Posts